Zen berpikir keras-keras. Aku mulai cemas. Memang akhir-akhir ini aku merasa ada sesuatu yang lain tumbuh dalam diriku. Misalnya bahwa aku sulit sekali mengekang emosi bila hendak meledak-ledak. Zen adalah sahabat yang paling dekat. Dia pasti tahu sekali, lebih dari aku sendiri, apa sebenarnya yang sedang terjadi dalam diriku.
"Bagaimana Zen?"
Lho
Similar Books