Rendi Suhandinata. Seorang kepala biro di sebuah instansi pemerintah, mati terbunuh secara misterius. Satu-satunya petunjuk yang ditemukan, hanyalah jejak berdarah sepatu wanita yang menjurus ke sebuah lemari. Yang ketika dibuka, di sebelah dalamnya terlihatlah sebuah manekin atau boneka pop yang diam membeku. Dan tidak hanya sepatu. Bibir sensual manekin itu juga dibercaki darah yang DNA-nya sama dengan DNA korban.
Hal aneh lainnya, ahli forensik juga menemukan bukti bahwa pop tersebut telah direkayasa sedemikian rupa agar mampu bereaksi sesuai keinginan penciptanya, khususnya untuk bermain cinta di tempat tidur. Namun sebelum penelitian lebih lanjut sempat dilakukan, sang manekin mendadak lenyap dari rumahsakit tempatnya diotopsi.
Bursok, seorang polisi berdedikasi tinggi yang terkenal dengan penciuman serta mata elangnya yang tajam dan terkadang berbau supranatural, kemudian dihadapkan pada pembunuhan berantai yang luar biasa brutal. Dan yang ia yakini tidak hanya melibatkan sang manekin. Tetapi juga Rinda, saudara kembar Rendi yang sosok, penampilan maupun raut wajahnya bagai pinang dibelah dua dengan boneka pop yang raib dari rumahsakit tersebut